Aksi Nyata, Komunitas PENA HIJAU Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Kotaanyar Probolinggo

  • Bagikan

PROBOLINGGO, Harianjatim.com — Kelompok pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Nusantara Peduli Lingkungan Hijau (PENA HIJAU) menggelar aksi clean up river (bersih-bersih sungai) di wilayah Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Senin sore (27/07/2026). Aksi tanggap lingkungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian nyata para generasi muda terhadap kondisi sungai yang kian tertutup tumpukan sampah.

Koordinator PENA HIJAU, Taufiqur Rohim, menegaskan bahwa gerakan ini lahir murni dari inisiatif dan keprihatinan para pemuda melihat banyaknya sampah yang mencemari aliran sungai.

“Kegiatan ini murni bentuk kepedulian pemuda terhadap lingkungan, terlebih, banyak sungai yang dipenuhi oleh sampah, maka dari itu kami berinisiatif membersihkan sampah-sampah yang ada di sungai,” ujar Taufiqur Rohim di sela-sela aksi.

Aksi di Kotaanyar ini bukanlah gerakan sekali jalan. Taufiq menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan titik awal dari rangkaian aksi bersih-bersih sungai berkelanjutan yang menyasar beberapa Kecamatan lain di wilayah Kabupaten Probolinggo. Serta pemantauan berkala akan terus dilakukan pada sungai-sungai yang telah dibersihkan agar kondisi kebersihannya tetap terjaga.

“Sungai di Kecamatan Kotaanyar ini adalah sungai pertama yang kami lakukan clean up, dan kedepan InsyaAllah kita akan lakukan hal serupa di sungai-sungai yang ada di Kecamatan Paiton, Kotaanyar dan Pakuniran, rencana kegiatan kita lakukan dalam seminggu sekali, dan InsyaAllah setiap satu minggu, kita akan terus lakukan pemantauan terhadap sungai-sungai yang sudah kita lakukan clean up,” tambah Taufiq.

PENA HIJAU berharap aksi nyata ini tidak hanya membebaskan sungai dari sumbatan sampah, tetapi juga mampu menggugah kesadaran warga sekitar untuk lebih menghargai ekosistem perairan lokal.

“Semoga kegiatan ini memberikan dampak yang positif serta membangun kesadaran masyarakat untuk tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah, dan juga semoga ada kelompok-kelompok masyarakat lain yang juga membersamai kami dalam menjaga sungai dari sampah-sampah,” tutupnya penuh harap. (fiq)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Lexonrank | free link building tool | automated seo backlinks.