Ketua DPRD Sumenep: Kemerdekaan Harus Terasa dalam Pelayanan dan Pembangunan

  • Bagikan
Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Zainal Arifin. (foto: harianjatim)

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Zainal Arifin, mendorong agar semangat kemerdekaan tidak berhenti pada peringatan seremonial, melainkan diterjemahkan dalam kebijakan, pelayanan publik, dan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat bahwa perjuangan bangsa setelah 81 tahun kemerdekaan kini berada pada upaya mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan.

Menurut Zainal, generasi terdahulu berjuang untuk merebut kemerdekaan. Sementara generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian dan bekerja untuk kepentingan masyarakat,” kata Zainal.

Bagi dia, pembangunan daerah menjadi salah satu ruang untuk menerjemahkan semangat tersebut. Pemerintah daerah dan DPRD harus memastikan setiap kebijakan pembangunan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, dan pemerataan pembangunan, menurut dia, perlu terus menjadi perhatian. Di Sumenep, tantangan pembangunan juga mencakup upaya menghadirkan pelayanan yang semakin merata hingga wilayah kepulauan.

“Kemerdekaan akan kehilangan makna apabila masih ada masyarakat yang merasa jauh dari pelayanan, kesempatan dan pembangunan,” ujarnya.

Pandangan itu menjadi relevan di tengah agenda pembahasan pembangunan daerah dan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Bagi Zainal, kebijakan anggaran tidak hanya berkaitan dengan penyesuaian pendapatan dan belanja, tetapi juga harus menjadi instrumen untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat. Perbedaan pandangan dan kepentingan politik, kata dia, tidak boleh mengalahkan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Perbedaan adalah hal biasa. Yang terpenting bagaimana kita tetap bersatu dan bersama-sama membangun daerah. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas,” kata Zainal.

Ia juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan. Keterlibatan anak muda dapat diwujudkan melalui pendidikan, kreativitas, inovasi, kewirausahaan, maupun kegiatan sosial.

Menurut dia, masa depan Sumenep tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah dan DPRD, tetapi juga oleh partisipasi masyarakat dalam mengawal dan mengambil bagian dalam pembangunan.

Bagi Zainal, makna kemerdekaan harus terus hidup dalam setiap kerja bersama. Merah Putih yang dikibarkan setiap Agustus bukan hanya simbol mengenang perjuangan masa lalu, melainkan pengingat bahwa perjuangan untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan masih terus berlangsung.

“Jika dulu perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan, maka hari ini perjuangan dilakukan agar kemerdekaan benar-benar memiliki arti di tengah kehidupan rakyat,” ujarnya.

Dengan semangat tersebut, pembangunan Sumenep diharapkan terus bergerak menuju pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan yang semakin merata.

“Kemerdekaan harus terasa dalam kehidupan rakyat, melalui pelayanan yang hadir dan pembangunan yang menjangkau semua,” tegas dia.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google  News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com   

Download sekarang!

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Built for developers, creators & seo operators.