UNIBA Madura Sambut 1.000 Mahasiswa Baru, Wapresma Tekankan Peran Intelektual sebagai Penggerak Perubahan

  • Bagikan
Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) UNIBA Madura Rafiqi saat menyambut mahasiswa baru dalam kegiatan Pra-Ospek "Pra Day One Soegi Bahaudin Muda 26" di kampus UNIBA Madura, Sumenep, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum pengenalan dunia akademik bagi sekitar 1.000 mahasiswa baru sekaligus menanamkan semangat intelektual dan perubahan. (Foto: Istimewa)

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Sekitar 1.000 mahasiswa baru Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura resmi memulai langkah awal perjalanan akademiknya melalui kegiatan Pra-Ospek yang digelar pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pengenalan bagi mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus, budaya akademik, serta nilai-nilai yang akan membentuk perjalanan mereka selama menempuh pendidikan tinggi.

Lebih dari sekadar seremoni penyambutan, Pra-Ospek menjadi ruang awal bagi mahasiswa untuk memahami peran dan tanggung jawab sebagai insan akademik. Kampus diperkenalkan bukan hanya sebagai tempat memperoleh gelar, melainkan sebagai ruang bertumbuhnya gagasan, pemikiran kritis, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Di tengah ribuan mahasiswa baru yang hadir, muncul harapan agar generasi baru UNIBA Madura tidak berhenti pada pencapaian akademik semata. Mereka didorong untuk berani bertanya, berdiskusi, menguji gagasan, dan mengambil peran dalam menghadirkan perubahan.

Wakil Presiden Mahasiswa UNIBA Madura, Rafiqi, mengatakan mahasiswa harus memahami posisi strategisnya sebagai kelompok intelektual yang memiliki tanggung jawab sosial.

“Kampus adalah laboratorium pengetahuan. Sebagai insan akademis masa depan, mahasiswa bukan sekadar simbol perubahan, tetapi aktor yang mampu membaca persoalan, menguji gagasan, dan menghadirkan perubahan yang nyata,” kata Rafiqi.

Menurut dia, dunia kampus merupakan ruang pembentukan karakter sekaligus tempat mahasiswa mengasah kemampuan berpikir dan membangun kepemimpinan.

“Mahasiswa harus mampu menjadikan kampus sebagai ruang belajar, bukan hanya untuk mendapatkan ijazah, tetapi juga untuk membangun kesadaran dan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Pra-Ospek UNIBA Madura menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru memasuki fase kehidupan akademik yang penuh tantangan. Melalui proses tersebut, kampus berharap lahir generasi muda yang memiliki kapasitas keilmuan, keberanian berpikir, serta komitmen menghadirkan perubahan.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google  News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com 

Download sekarang!

(Jd/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
earn credits automatically.