Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Paparkan 16 Penghargaan dan Capaian Pembangunan

  • Bagikan
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memaparkan capaian selama tahun 2026 dalam rapat parupurna Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757. (foto: harianjatim)

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan raihan 16 penghargaan tingkat regional maupun nasional dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sumenep untuk memperingati Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, Sabtu (31/10/2026).

Dalam rapat paripurna yang digelar di Graha Paripurna DPRD Sumenep tersebut, Achmad Fauzi menyampaikan pidato menggunakan bahasa Madura. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai penguat persatuan dan semangat membangun daerah.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Fauzi menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-757 kepada seluruh masyarakat, baik yang tinggal di wilayah daratan maupun kepulauan.

Ia berharap, bertambahnya usia Kabupaten Sumenep dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Peringatan Hari Jadi ke-757 Sumenep tahun ini mengusung tema “Songennep Jaja Rajja”. Tema tersebut mencerminkan tekad bersama untuk memperkuat persatuan, menjaga keluhuran budaya lokal, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera.

Menurut Fauzi, semangat tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menyempurnakan pembangunan berdasarkan visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD 2025-2029.

Raih 16 penghargaan sepanjang 2026

Fauzi mengungkapkan, berbagai upaya pembangunan dan kolaborasi lintas sektor telah mengantarkan Pemkab Sumenep meraih 16 penghargaan sepanjang 2026, baik di tingkat regional maupun nasional.

Salah satu capaian terbaru adalah Piagam Penghargaan Wilwatikta Awards 2026 dalam enam kategori, yakni Kedaulatan Pangan, Inisiatif Pembangunan Manusia dan Kesejahteraan Sosial, Pengembangan Pariwisata, Pengentasan Kemiskinan, Lompatan Pertumbuhan Ekonomi, serta Kesetaraan Gender.

Selain itu, Sumenep juga masuk dalam 125 event terbaik Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 melalui Kalender Event Wisata Sumenep. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia.

Di bidang tata kelola keuangan, Pemkab Sumenep kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama sembilan tahun berturut-turut.

“Raihan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen strategis dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Fauzi.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah bukan semata-mata hasil kerja perangkat pemerintah, melainkan buah dari sinergi dan kontribusi seluruh elemen masyarakat.

Sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif

Dalam pidatonya, Fauzi juga memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan Kabupaten Sumenep yang menunjukkan perkembangan positif.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 69,78 pada 2024 menjadi 70,54 pada 2025. Peningkatan tersebut sekaligus membawa Sumenep naik dari kategori IPM sedang menuju kategori tinggi.

Pertumbuhan ekonomi daerah juga mengalami kenaikan dari 3,77 persen pada 2024 menjadi 4,85 persen pada 2025.

Sementara itu, persentase penduduk miskin turun dari 17,78 persen menjadi 17,02 persen. Penurunan tersebut setara dengan berkurangnya sekitar 7.940 penduduk miskin.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumenep juga menurun dari 1,69 persen pada 2024 menjadi 1,64 persen pada 2025. Capaian tersebut menempatkan Sumenep sebagai daerah dengan tingkat pengangguran terbuka terendah ketiga di Jawa Timur.

Peningkatan kesejahteraan turut tercermin dari pendapatan per kapita masyarakat yang naik dari Rp39,215 juta menjadi Rp42,09 juta pada 2025.

Dari aspek tata kelola pemerintahan, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Sumenep 2025 berhasil dipertahankan pada kategori BB atau sangat baik dengan nilai 72,33.

Adapun Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) meningkat dari 78,76 pada 2024 menjadi 80,78 pada 2025, dengan predikat BB.

Ajak seluruh elemen menjaga kolaborasi

Rapat Paripurna Istimewa tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Wakil Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta sejumlah undangan lainnya.

Pada akhir pidatonya, Fauzi menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan seluruh elemen strategis daerah, termasuk TNI, Polri, instansi vertikal, civitas akademika, pelaku usaha, insan media, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan.

Ia berharap, sinergi dan koordinasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat untuk mendukung keberlanjutan pembangunan Kabupaten Sumenep.

“Selamat Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep 2026. Dengan semangat Bismillah Melayani, kita berjuang bersama menuju Sumenep Unggul, Mandiri dan Sejahtera,” tegas dia.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google  News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.

Download sekarang!

(Ikn/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90