Reporter: harianjatim
Madiun-harianjatim.com. Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) menggelar pembekalan dan try out bagi calon advokat menjelang Ujian Profesi Advokat (UPA) yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut digelar di iClub Madiun, Jawa Timur, Senin (10/8/2026). Pesertanya merupakan peserta pendidikan advokat dari sejumlah daerah di wilayah Mataraman.
Pembekalan tidak hanya difokuskan pada persiapan menghadapi ujian. APSI juga menekankan pentingnya kapasitas akademik, profesionalitas, dan integritas bagi calon advokat sebelum memasuki dunia profesi.
Wakil Bendahara Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) APSI Tatik Sri Wulandari mengatakan, kemampuan calon advokat tidak cukup hanya diukur dari penguasaan aturan hukum.
Menurut dia, advokat juga dituntut memiliki kapasitas intelektual dan tanggung jawab dalam menjalankan profesinya.
“APSI ingin para advokat hadir sebagai advokat yang berkualitas dan amanah. Karena itu, pembekalan tidak cukup hanya berorientasi pada kelulusan ujian, tetapi juga bagaimana membangun kapasitas dan integritas calon advokat,” kata Tatik.
Dorong Pendidikan Lanjutan
Tatik yang tengah menempuh pendidikan doktoral di UIN Ponorogo juga mendorong para advokat untuk terus meningkatkan pendidikan formal.
Menurut dia, pendidikan akademik menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat kapasitas intelektual advokat dalam menjalankan profesinya.
“Pendidikan formal juga harus menjadi perhatian. Kami berharap kawan-kawan advokat terus meningkatkan kualitas akademis, minimal melalui pendidikan magister,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sesi try out dan latihan menghadapi UPA diberikan oleh Ketua DPC APSI Ponorogo sekaligus advokat senior di wilayah Mataraman, Sigit Iksan Wibowo.
Selain Sigit, sejumlah Ketua DPC APSI di wilayah Mataraman turut hadir memberikan arahan kepada peserta.
Mereka antara lain Ketua DPC APSI Trenggalek Darul Husaini, Ketua DPC APSI Pacitan Anas Mustangin, Ketua DPC APSI Kabupaten Madiun Ahmad Subhan, Ketua DPC APSI Magetan Zainal Faizin, Ketua DPC APSI Nganjuk Ali Wasiin, serta Ketua DPC APSI Ngawi Joko.
Para pimpinan DPC tersebut memberikan gambaran mengenai tantangan dan tanggung jawab yang akan dihadapi calon advokat setelah memasuki dunia profesi.
Bagi APSI, persiapan menghadapi UPA tidak berhenti pada kemampuan peserta menjawab soal ujian. Peningkatan kompetensi, profesionalitas, integritas, dan pendidikan berkelanjutan dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk advokat yang mampu menjalankan fungsi profesinya secara bertanggung jawab.
Ujian Profesi Advokat sendiri dijadwalkan berlangsung serentak pada 14 Agustus 2026.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com
(Red)


