Menu MBG di Wilayah Ganding Selatan Dikeluhkan, Takaran Minimalis hingga Buah Tak Layak Konsumsi

  • Bagikan
Perbedaan menu MBG Ramadhan di wilayah Kecamatan Ganding antar wilayah. (foto: narsum for harianjatim).

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Ganding, Sumenep, Jawa Timur daerah selatan dikeluhkan. Menu yang disajikan dinilai belum mencerminkan standar gizi yang diharapkan.

“Banyak keluhan dari wali siswa, salah satunya menu yang disajikan dinilai tidak mencerminkan pemenuhan gizi sebagaimana yang harapan pemerintah,” kata Isma’il, salah satu wali siswa pada media ini.

Dia mencontohkan, beberapa waklu lalu ditemukan adanya buah berulat, dan baru-baru ini juga ditemukan adanya buah yang terindikasi mulai membusuk dan tetap diberikan kepada siswa.

“Keluhan itu bukan yang pertamakali, dan terkesan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) tidak melakukan evaluasi diri, sehingga peristiwa serupa terjadi kembali,” jelas dia.

Kata Isma’il wali siswa mengeluhkan penyajian menu MBG Ramadhan karena dinilai terlalu minimalis. Kondisi itu menimbulkan penilaian negatif karena dianggap tidak sesuai dengan standarisasi dan keterpenuhan gizi.

Siswa diberi menu telur rebus sebanyak tiga buah, dua kue kering dan dua kue basah, satu bungkus kecil kacang tanah, satu bungkus kurma serta satu susu kotak ukuran 110 ml.

Anaehnya lanjut dia terdapat menu MBG yang tidak ada telurnya. Hal itu mengindikasikan lemahnya pengawasan terhadap pekerja saat proses pengemasan.

“Itu menu selama tiga hari saat Ramadhan, kalau kita hitung dengan satuan harga, kami kira sangat jauh. Kesannya SPPG banyak ngambil untung,” selorohnya.

Sebab sambung dia, secara kuantitas penyajian menu MBG Ramadhan di wilayah Ganding bagian selatan sangat jauh dibandingkan daerah lain dalam satu kecamatan.

Dia mencontohkan, siswa disekolah lain mendapat kue dengan ukuran yang besar, satu bungkus kurma dengan takaran lumayan banyak, satu buah dan dua susu kotak serta satu buskuit pabrikan. “Perbedaanya cukup mencolok meski dalam satu kecamatan,” jelasnya.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com dan Saluran WhatsApp. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.

Download sekarang!

(jd/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
integer nec odio.