Pangkat Naik, Komunikasi Jangan Turun: Catatan untuk Polresta Sumenep

  • Bagikan
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Jaring Demokrasi Sumekar saat menyampaikan aspirasi dalam aksi di depan Mapolresta Sumenep. Mereka mendesak evaluasi terhadap pola komunikasi dan keterbukaan informasi publik di tubuh kepolisian. (foto: harianjatim)

|| Penulis: Rozi*

Kenaikan status dari Polres menjadi Polresta bukan sekadar perubahan nomenklatur. Perubahan tersebut merupakan simbol peningkatan tanggung jawab, kewenangan, sekaligus harapan publik terhadap institusi kepolisian.

Ketika sebuah daerah memiliki Polresta, masyarakat tentu tidak hanya melihat perubahan struktur organisasi. Ada ekspektasi yang ikut meningkat: pelayanan yang semakin profesional, penegakan hukum yang semakin berkualitas, serta hubungan antara polisi dan masyarakat yang semakin terbuka.

Namun, peningkatan status kelembagaan selalu membawa pertanyaan penting: apakah perubahan tersebut hanya berhenti pada aspek struktural, atau juga diikuti perubahan budaya pelayanan dan komunikasi publik?

Pertanyaan itu menjadi relevan ketika Polresta Sumenep mendapat perhatian terkait pola komunikasi dengan masyarakat dan insan pers. Sorotan tersebut seharusnya dipandang sebagai bagian dari dinamika hubungan antara institusi publik dan masyarakat yang terus berkembang.

Sebab dalam demokrasi modern, komunikasi bukan sekadar pelengkap. Komunikasi merupakan bagian dari pelayanan publik dan salah satu fondasi dalam membangun kepercayaan.

Polisi Tidak Hanya Dituntut Bertindak, tetapi Juga Menjelaskan

Kepolisian merupakan institusi yang memiliki kewenangan besar dalam menjaga keamanan serta menegakkan hukum. Namun, kewenangan yang besar selalu berjalan beriringan dengan tuntutan akuntabilitas.

Masyarakat tidak hanya ingin mengetahui bahwa polisi bekerja, tetapi juga membutuhkan pemahaman mengenai bagaimana sebuah proses dilakukan dan bagaimana sebuah keputusan diambil.

Memang, tidak seluruh informasi dapat disampaikan kepada publik. Ada batasan hukum yang harus dihormati, terutama terkait proses penyidikan, perlindungan korban, maupun kepentingan penegakan hukum.

Namun, keterbatasan informasi bukan berarti komunikasi harus berhenti.

Tantangan terbesar institusi kepolisian adalah bagaimana mengelola informasi secara profesional: menjaga hal-hal yang bersifat rahasia, sekaligus memberikan penjelasan yang cukup terhadap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Karena sering kali persoalan bukan hanya mengenai ada atau tidaknya informasi, tetapi bagaimana informasi tersebut disampaikan.

Ketika Komunikasi Membentuk Persepsi Publik

Di era digital, masyarakat hidup dalam arus informasi yang bergerak cepat. Sebuah peristiwa dapat menjadi perhatian publik dalam waktu singkat.

Dalam situasi seperti itu, komunikasi menjadi instrumen penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang tepat dan berimbang.

Bagi institusi kepolisian, kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui keberhasilan menjaga keamanan atau mengungkap kasus, tetapi juga melalui kemampuan menjelaskan berbagai persoalan secara terbuka, proporsional, dan sesuai aturan.

Polisi yang dekat dengan masyarakat bukan hanya polisi yang hadir di lapangan, tetapi juga polisi yang mampu membangun komunikasi yang baik.

Sebab bagi publik, rasa aman tidak hanya lahir dari kehadiran aparat, tetapi juga dari keyakinan bahwa institusi bekerja secara terbuka dan dapat dipercaya.

Polresta Sumenep dan Momentum Perubahan

Status baru Polresta Sumenep menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Kenaikan tipe hendaknya diikuti peningkatan kualitas pelayanan, termasuk pelayanan informasi. Fungsi kehumasan kepolisian tidak hanya berperan menyampaikan aktivitas institusi, tetapi juga menjadi penghubung komunikasi antara polisi, masyarakat, dan media.

Masyarakat tentu berharap perubahan status tersebut membawa perubahan nyata dalam pola pelayanan dan interaksi publik.

Sebab ukuran keberhasilan sebuah Polresta bukan hanya dilihat dari kemampuan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran dan manfaat institusi tersebut.

Kewenangan yang semakin besar akan memiliki makna apabila berjalan seiring dengan kepercayaan yang semakin kuat.

Kritik sebagai Bagian dari Demokrasi

Dalam negara demokrasi, kritik merupakan bagian dari mekanisme pengawasan publik. Kritik tidak selalu harus dipandang sebagai bentuk pertentangan, melainkan dapat menjadi ruang evaluasi bagi lembaga negara.

Institusi yang besar bukan institusi yang bebas dari kritik, melainkan institusi yang mampu merespons kritik secara dewasa dan profesional.

Begitu pula dengan kepolisian. Ruang dialog yang sehat antara polisi, masyarakat, dan media merupakan bagian penting dalam memperkuat kepercayaan publik.

Komunikasi yang terbuka bukan tanda kelemahan. Sebaliknya, keterbukaan menunjukkan bahwa sebuah institusi memiliki keyakinan terhadap kinerja dan tanggung jawabnya.

Pangkat Naik, Standar Juga Harus Naik

Polresta Sumenep kini menghadapi tantangan baru. Bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memastikan bahwa peningkatan status kelembagaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik.

Pangkat organisasi telah meningkat. Harapan masyarakat pun ikut meningkat.

Karena itu, yang harus terus ditingkatkan adalah kualitas pelayanan dan komunikasi.

Sebab polisi yang profesional bukan hanya mereka yang mampu menegakkan hukum, tetapi juga mereka yang mampu menjelaskan hukum kepada masyarakat.

Pada akhirnya, kekuatan sebuah institusi kepolisian tidak hanya diukur dari kewenangan yang dimiliki, tetapi dari kepercayaan yang berhasil dibangun.

Dan kepercayaan itu tumbuh dari keterbukaan, komunikasi, serta kesediaan untuk terus memperbaiki diri.

Pangkat boleh naik, kewenangan boleh bertambah, tetapi komunikasi dengan masyarakat tidak boleh turun.


||* Aktivis dan Pengamat di Madura


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google  News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.          

Berita

Download sekarang!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Lexonrank | free link building tool | automated seo backlinks.