Surabaya – harianjatim.com Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPD LPKAN) Jawa Timur mengapresiasi pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama dan Kapolres/ta jajaran Polda Jawa Timur yang berlangsung di Mapolda Jatim.
Berlangsung pada Selasa (28/7) lalu, momentum pergantian kepemimpinan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat implementasi PRESISI Polri, melanjutkan program JOGO JATIM, serta meningkatkan sinergitas antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.
Upacara sertijab tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Karumkit Bhayangkara Tingkat II Kediri, Bidokkes, dan Dirtahti Polda Jawa Timur. Dalam amanatnya, pimpinan Polda Jatim menekankan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjaga kesinambungan organisasi dengan melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis pendahulunya, sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi demi kemajuan institusi Polri.
Pada awak media, Ketua DPD LPKAN Indonesia Provinsi Jawa Timur, Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sertijab tersebut.
Menurutnya, rotasi jabatan merupakan bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan yang bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Kami dari DPD LPKAN Jawa Timur mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pejabat baru. Kami berharap estafet kepemimpinan di tubuh Polda Jatim ini semakin memperkuat pengabdian kepada masyarakat Jawa Timur sesuai dengan semangat PRESISI Polri, yaitu Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan,” ujar Mohammad Syarifudin Abdillah.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat Jawa Timur menaruh harapan besar agar nilai-nilai PRESISI tidak berhenti sebagai slogan institusi, melainkan diwujudkan dalam pelayanan publik yang cepat, responsif, profesional, transparan, dan berkeadilan.
Menurutnya, pelayanan kepolisian yang berkualitas akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Selain itu, DPD LPKAN Jatim berharap program JOGO JATIM terus dipertahankan dan diperkuat sebagai salah satu program strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan rasa aman sekaligus mendukung stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.
Mohammad Syarifudin Abdillah juga mengatakan bahwa kepemimpinan baru Polda Jatim diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku UMKM, petani, tokoh agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menjaga kondusivitas daerah dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
“Program JOGO JATIM harus terus diperkuat karena keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Ketika keamanan terjaga, investasi tumbuh, dunia usaha berkembang, UMKM bergerak, dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masyarakat juga menginginkan Polri semakin hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang humanis. Kehadiran aparat kepolisian, menurutnya, harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk dalam memberantas penyakit masyarakat dan berbagai bentuk pelanggaran hukum yang merugikan rakyat.
“Pesan yang disampaikan dalam sertijab tadi sangat baik, yakni mengambil hal-hal positif dan melanjutkan program yang sudah baik. Kami optimistis dengan semangat baru dan komitmen PRESISI, Polda Jawa Timur akan semakin profesional dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat,” tambahnya.
DPD LPKAN Jawa Timur juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polda Jawa Timur dalam mengawal berbagai program yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. LPKAN meyakini bahwa kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci untuk mewujudkan Jawa Timur yang aman, damai, tertib, serta semakin maju.
Dengan kepemimpinan baru, semangat PRESISI Polri, dan penguatan program JOGO JATIM, diharapkan Polda Jawa Timur mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan sebagai modal utama pembangunan di Jawa Timur.


