Hari Keluarga Nasional 2026, Disdik Sumenep Ajak Ayah Hadir dalam Pendidikan Anak

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Moh. Iksan mengajak para ayah untuk aktif hadir dalam pengasuhan dan pendidikan anak melalui kampanye “Ayah Wajib Hadir” dalam momentum Hari Keluarga Nasional 2026. (foto: dok Dinas Pendidikan Sumenep)

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mengajak para ayah untuk meningkatkan keterlibatan dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Ajakan tersebut disampaikan melalui kampanye “Ayah Wajib Hadir” dalam momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Moh. Iksan mengatakan, kehadiran ayah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, mental, dan masa depan anak.

Menurut dia, pendidikan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah. Keluarga, terutama orang tua, menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Peran ayah sangat penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Kehadiran ayah bukan hanya dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan kasih sayang, perhatian, serta menjadi teladan bagi anak,” ujar Moh. Iksan.

Ia menjelaskan, gerakan Ayah Wajib Hadir bertujuan membangun kesadaran bahwa keterlibatan ayah secara aktif dapat memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kepribadian, karakter, hingga prestasi anak.

Ayah Berperan dalam Pembentukan Karakter Anak

Moh. Iksan menyebut, terdapat berbagai bentuk keterlibatan sederhana yang dapat dilakukan seorang ayah dalam mendukung pendidikan anak.

Mulai dari mendampingi anak belajar, mengantar ke sekolah, memberikan motivasi, hingga membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga.

“Anak membutuhkan figur ayah yang hadir secara emosional. Pendampingan sederhana seperti menemani belajar atau mengantar anak ke sekolah dapat memberikan pengalaman berharga bagi mereka,” katanya.

Selain mendukung pendidikan formal, lanjut Iksan, ayah juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan perlindungan kepada anak dari berbagai pengaruh negatif.

Di antaranya ancaman kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta dampak negatif perkembangan teknologi dan media digital.

Dorong Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Disdik Sumenep juga mendorong gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Menurut Iksan, gerakan itu menjadi salah satu bentuk dukungan orang tua terhadap perjalanan pendidikan anak sekaligus memperkuat hubungan emosional antara ayah dan anak.

“Momen ayah mengantar anak ke sekolah menjadi bentuk perhatian dan dukungan yang dapat memberikan rasa percaya diri bagi anak dalam menjalani proses pendidikan,” tuturnya.

Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi budaya positif di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Dengan keterlibatan aktif orang tua, khususnya ayah, Disdik Sumenep optimistis dapat ikut memperkuat pembangunan karakter generasi muda yang berakhlak, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Pendidikan karakter dimulai dari keluarga. Ayah terlibat, anak hebat. Keluarga kuat, Indonesia maju,” tegas Moh. Iksan.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google  News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.    

Download sekarang!

(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Nordicnodes | professional saas tools for everyone.