Penguatan Kewirausahaan dan Lapangan Kerja Jadi Strategi Sumenep Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

  • Bagikan
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Arif Firmanto menjadikan lapangan kerja dan penguatan kewirausahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (foto: ist)

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menempatkan penguatan sektor kewirausahaan dan perluasan kesempatan kerja sebagai salah satu strategi utama untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, pemerintah daerah memilih fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis kompetensi serta pengembangan kewirausahaan yang berorientasi pada kebutuhan pasar. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mampu menekan angka pengangguran, tetapi juga melahirkan pelaku-pelaku usaha baru yang menjadi penggerak ekonomi lokal.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan sasaran utama kebijakan tersebut adalah menciptakan generasi muda yang produktif, memiliki daya saing, dan mampu mandiri secara ekonomi.

Menurut dia, pembangunan ekonomi daerah tidak cukup hanya mengandalkan investasi maupun belanja pemerintah. Ketersediaan tenaga kerja yang kompeten menjadi faktor penting agar aktivitas ekonomi mampu tumbuh secara berkelanjutan.

“Pemkab Sumenep akan mewujudkan hal tersebut melalui pelatihan berbasis kompetensi untuk mengembangkan potensi yang dimiliki generasi muda agar lebih produktif, mampu bersaing, dan mandiri secara ekonomi,” kata Arif, Kamis (18/6/2026).

Arif menjelaskan, penyelenggaraan pelatihan kerja nantinya tidak dilakukan secara umum. Pemerintah akan memetakan kebutuhan riil perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Sumenep sehingga materi pelatihan benar-benar selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha.

Dengan pendekatan tersebut, lulusan pelatihan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk terserap ke pasar kerja karena telah dibekali keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Pemkab akan mengamati dan menelusuri keterampilan apa yang paling banyak dibutuhkan perusahaan. Dari situ kami mengembangkan pelatihan berbasis kompetensi sehingga lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas tenaga kerja, Pemkab Sumenep juga memperkuat program kewirausahaan berbasis masyarakat. Kebijakan ini diarahkan untuk memperluas basis ekonomi daerah melalui tumbuhnya usaha-usaha baru, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang selama ini menjadi penopang perekonomian masyarakat.

Menurut Arif, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari meningkatnya investasi, tetapi juga dari bertambahnya jumlah masyarakat yang memiliki pekerjaan layak dan kesempatan mengembangkan usaha secara mandiri.

Ia menilai, ketika jumlah usaha terus bertambah dan berkembang, dampaknya akan dirasakan secara langsung melalui meningkatnya serapan tenaga kerja, perputaran ekonomi lokal, hingga daya beli masyarakat.

“Usaha yang terus tumbuh dan berkembang serta serapan tenaga kerja yang meningkat akan mempercepat akselerasi pembangunan daerah. Hal ini dapat diwujudkan apabila masyarakat dan pemerintah daerah mampu bersinergi dengan baik,” tutur Arif.

Strategi tersebut menjadi bagian dari arah pembangunan jangka menengah Kabupaten Sumenep yang menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penciptaan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap pembangunan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan manfaat yang dirasakan secara merata oleh masyarakat.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google  News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.    

Download sekarang!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Lexonads | free ad network | automated website traffic.