Mengenal dan Cara Membuat Pupuk Organik

  • Bagikan
Mengenal dan Cara Membuat Pupuk Organik (foto : pphnak.ditjenpkh.pertanian.go.id)

Mengenal Macam dan Cara Pupuk Organik

Di bawah ini ada 4 jenis pupuk organik cair yang bisa dibuat di rumah. Silahkan simak langkah-langkah cara membuat pupuk organik cair berikut ini:

  1. Pupuk Organik Cair Nasi Basi

Salah satu contoh pupuk organik yang dapat dibuat dari bahan-bahan yang mudah ditemui disekitar kita adalah pupuk organik cair dari nasi basi. Selain bisa digunakan untuk pupuk, pupuk dari nasi basi ini juga bisa digunakan untuk bahan fermentasi yang sangat baik.  Berikut adalah cara membuat pupuk organik cair dari nasi basi:
Bahan-bahan:

1 kg nasi basi (nasi harus benar-benar dalam keadaan basi untuk mendapatkan hasil terbaik).

1 liter air.

5 sendok makan gula pasir.

Peralatan:

2 botol air mineral berukuran 1.5 liter.

Cara membuat:

Masukkan nasi basi ke dalam botol air mineral

Di tempat terpisah, larutkan gula dan air. Gula berfungsi sebagai makanan bagi mikroorganisme yang ada pada nasi basi.

Tuangkan air ke dalam nasi basi tadi. usahakan masih ada sisa ruang untuk udara di dalam botol.

Tutup botol rapat-rapat dan simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari.

Setelah dua hari, buka sedikit tutup botol agar udara di dalamnya keluar. Rapatkan kembali dan kocok hingga nasi dan air bercampur menjadi larutan. Lalu longgarkan tutup botol dan simpan kembali larutan.

Di hari ketujuh cara membuat pupuk organic cair ini sudah selesai dan POC dari nasi basi sudah bisa dipanen. Saring larutan dan simpan di dalam botol dan longgarkan sedikit tutupnya.

Usahakan nasi yang digunakan adalah nasi basi sepenuhnya supaya pupuk bisa terbuat secara sempurna.

  1. Pupuk Organik Cair dari Kotoran Hewan

Jika Anda memiliki hewan peliharaan atau hewan ternak, maka Anda bisa memanfaatkan kotoran, supaya kotoran tersebut tidak menjadi limbah yang terbuang sia-sia. Namun karena aroma yang dihasilkan selama proses pembuatan cukup kuat, sebaiknya lakukan hal tersebut di luar rumah.

Berikut adalah cara membuat pupuk organik cair dari kotoran hewan:
Bahan-bahan:

1 kg Kotoran hewan ternak.

Jika tidak mempunyai kotoran hewan ternak, Anda bisa memanfaatkan 1 liter urine kelinci, sapi atau kambing.

2 liter air.

30 ml EM4 atau 1% dari total larutan.

30 gram gula pasir yang dilarutkan dengan sedikit air.

Peralatan:

Sekop atau cangkul berukuran kecil.

Ember sebagai tempat penyimpanan yang tertutup.

Cara membuat pupuk organik cair dari kotoran hewan:

Aduk kotoran hewan dengan air hingga rata dan larut sempurna.

Tambahkan EM4 (bubuk fermentasi) dan gula pasir, lalu aduk kembali hingga merata.

Tempatkan pada ember dan tutup, lalu letakkan di tempat yang terlindung dari sinar matahari.

Setiap 3 hari sekali larutan dibuka dan diaduk.

Setelah 3 minggu pupuk organik cair bisa dipanen. Endapannya dapat digunakan sebagai pupuk organik padat.

  1. Pupuk Organik Cair dari Cucian Beras

Jangan terburu-buru untuk membuang air bekas cucian beras Anda karena air tersebut bisa Anda manfaatkan untuk membuat pupuk organik cair. Cara membuat pupuk organic cair dari air cucian beras sangat sederhana. Anda bisa melakukannya di rumah dengan peralatan yang juga simpel. Simak caranya berikut ini:
Bahan-bahan:

1 liter air cucian beras dari pencucian pertama.

1 tutup botol EM4 (bubuk fermentasi) yang bisa Anda beli dari toko bahan pertanian.

20 gram (1 sendok makan) gula pasir.

Peralatan:

1 buah botol air mineral berukuran 1.5 liter.

Cara membuat  pupuk organik cair dari air cucian beras:

Larutkan gula pasir dengan sedikit air cucian beras.

Masukkan larutan ke dalam botol air mineral.

Tambahkan sisa air cucian beras dan EM4.

Simpan di tempat gelap dan bersuhu ruang selama 1-2 minggu hingga bisa dipanen.

  1. Pupuk Organik Cair dari Kulit Buah-Buahan

Selain bisa digunakan sebagai bahan pupuk kompos padat, kulit buah-buahan juga bisa dijadikan pupuk organik cair. Cara membuat pupuk organik cair dari bahan ini juga sangat mudah. Hampir semua jenis kulit buah bisa dipakai. Terutama buah dengan kandungan fosfor, kalium, kalsium, vitamin C dan sodium yang tinggi.

Cara membuat pupuk organik cair dengan kulit buah ini juga sangat sederhana. Berikut langkah-langkahnya:
Bahan-bahan:

100 gram kulit dan sisa buah-buahan.

1 liter air bersih.

1 tutup botol EM4 atau bubuk fermentasi.

20 gram gula pasir.

Peralatan:

Pisau dan talenan.

1 buah botol berukuran 1.5 liter.

Cara membuat  pupuk organik cair dari kulit buah buahan:

Potong-potong kecil kulit dan sisa buah-buahan.

Larutkan gula pasir dengan sedikit air di dalam botol.

Masukkan kulit buah, EM4 dan sisa air ke dalam botol.

Kocok hingga semua bahan menyatu.

Tutup ketat botol dan simpan di tempat yang terhindar dari sinar matahari

Setelah 1 hari, buka tutup botol untuk membuang gas dan tutup kembali dengan kondisi longgar.

Setelah 14 hari pupuk bisa dipanen, dengan ciri aroma yang keluar dan menguat seperti aroma tapai.

Agar tanaman tumbuh subur, tentu harus diberikan pupuk dalam jumlah yang sesuai. Tidak perlu bingung, karena Anda pun bisa membuatnya sendiri di rumah. Jika saat ini Anda sedang mencari rumah dengan lahan subur, pilihan rumah di Bali luas 200-300 meter persegi bisa jadi pilihannya.

  1. Manfaat Pupuk Organik Cair

Selain cara membuat pupuk organik cair yang mudah, pupuk ini juga gampang diaplikasikan ke tanaman. Pupuk organik cair juga memiliki manfaat yang banyak dan resiko yang relatif lebih sedikit.

Baca Juga :

Manfaat Pupuk Organik Cair

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Where do i log in to my aone english college account ?.