Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan sinergi dengan berbagai lembaga strategis dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Program JKN yang melibatkan sejumlah institusi, di antaranya BPJS Kesehatan, Ombudsman Republik Indonesia, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), serta Dinas Kesehatan.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, mengatakan bahwa peningkatan mutu layanan menjadi fokus utama rumah sakit seiring meningkatnya kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Menurut dia, pelayanan kesehatan saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga menyangkut kemudahan akses, kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, serta kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.
“Pelayanan kesehatan saat ini tidak hanya berbicara tentang tindakan medis, tetapi juga bagaimana masyarakat memperoleh layanan yang cepat, jelas, nyaman, dan mudah diakses. Karena itu, kami terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” kata Erliyati.
Ia menjelaskan, berbagai pembenahan dan inovasi terus dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang semakin baik dan sesuai dengan standar pelayanan publik.
Dalam upaya tersebut, RSUDMA juga membuka ruang yang luas bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran, maupun pengaduan. Menurut Erliyati, setiap masukan yang diterima menjadi bahan evaluasi penting dalam proses peningkatan kualitas layanan.
“Masukan dari masyarakat sangat berharga bagi kami. Dari sana kami dapat mengetahui aspek-aspek yang perlu diperbaiki dan diperkuat agar pelayanan semakin optimal,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kolaborasi itu turut diisi dengan peninjauan langsung ke sejumlah unit pelayanan rumah sakit. Kunjungan dilakukan untuk melihat implementasi pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien serta mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Hasil peninjauan kemudian dibahas dalam forum Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti para pemangku kepentingan. Forum tersebut menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi sebagai bahan perbaikan layanan di masa mendatang.
Erliyati menilai keterlibatan lembaga pengawas dan perlindungan konsumen menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Ia menegaskan, rumah sakit akan terus membuka diri terhadap evaluasi sebagai langkah untuk memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Tujuan utama kami adalah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin setiap pasien memperoleh pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih manusiawi,” kata Erliyati.
Melalui kolaborasi lintas lembaga tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berharap kualitas pelayanan kesehatan dapat terus meningkat sehingga masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih mudah, aman, dan berkualitas.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.
(Red)


